Inovasi Ketahanan Pangan:
Gampong Paya Sukses Sulap Lahan Terbatas Jadi Kebun Hidroponik Selada
SUKAMAKMUE – Pemerintah Gampong Paya, Kecamatan Sukamakmue, terus menunjukkan komitmen nyata dalam mewujudkan kemandirian pangan di tingkat desa. Melalui pemanfaatan Dana Desa (DDs) yang dialokasikan khusus untuk program Ketahanan Pangan, Gampong Paya sukses mengembangkan budidaya sayuran selada menggunakan sistem hidroponik. Program inovatif ini kini bertransformasi menjadi salah satu pilar utama pemenuhan gizi sekaligus penopang stabilitas pangan bagi warga setempat di tengah ketidakpastian ekonomi.
Program yang berjalan di kawasan pemukiman Gampong Paya ini dikelola secara profesional oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gampong Paya. Dengan mengadopsi metode hidroponik, program ini terbukti ampuh menyiasati keterbatasan lahan pertanian konvensional yang kerap menjadi kendala utama di wilayah tersebut. Hebatnya, sistem ini mampu menghasilkan sayuran segar berkualitas tinggi secara berkelanjutan tanpa bergantung pada musim.
Strategi Ekonomi dan Pendampingan Profesional
Direktur BUMDes Gampong Paya, Muhammad Idram, mengungkapkan bahwa pemilihan komoditas selada hidroponik didasarkan pada perputaran masa panen yang relatif cepat serta tingginya permintaan pasar, baik di dalam maupun di luar lingkungan desa.
"Kami melihat potensi ekonomi yang sangat besar pada hidroponik selada ini. Selain masa tanam hingga panen yang singkat, perawatan nutrisinya juga jauh lebih terukur. Melalui BUMDes, kami memastikan bahwa pengelolaan dari hulu ke hilir berjalan optimal. Hasilnya tidak hanya dinikmati warga untuk konsumsi harian, tetapi juga diproyeksikan menjadi sumber pendapatan baru bagi kas desa," ujar Muhammad Idram.
Keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi lintas sektor. Proses peninjauan dan pengembangan program ini turut didampingi langsung oleh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kota Sabang, Bapak Irfansyah, serta Ibu Eka Novianti selaku Kader Pembangunan Manusia (KPM) Gampong Paya yang aktif mengawal aspek pemenuhan gizi masyarakat.
Realisasi Dana Desa untuk Masyarakat
Sementara itu, Sekretaris Gampong Paya, Hasyidin, menjelaskan secara mendalam mengenai pembiayaan proyek ini. Ia menegaskan bahwa seluruh modal awal pembangunan instalasi pipa, pengadaan bibit, hingga operasional hidroponik sepenuhnya bersumber dari anggaran Dana Desa tahun anggaran berjalan. Langkah ini merupakan bentuk realisasi nyata dari instruksi pemerintah pusat agar Dana Desa benar-benar dirasakan manfaatnya langsung di sektor pangan.
"Pemerintah Gampong Paya berkomitmen untuk selalu mengarahkan anggaran desa pada program-program produktif yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Lewat program hidroponik selada ini, kami tidak hanya menghijaukan lingkungan desa, tetapi juga membangun benteng ketahanan pangan yang kuat dari level keluarga," pungkas Hasyidin saat dikonfirmasi di lokasi pada Jumat, (19/6/2026).
Melalui keberhasilan panen yang terjadwal ini, Gampong Paya kini diharapkan dapat menjadi role model atau percontohan bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Sukamakmue. Inovasi pemanfaatan Dana Desa untuk sektor pertanian modern ini membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan lagi penghalang untuk berdaulat secara pangan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar