Minggu, 05 Juli 2026

  Optimalkan Pelayanan Publik, Pemdes Batee Shok Rehabilitasi Kantor Gampong Lewat Dana Desa 2026


WARTA TPP SABANG — Dalam rangka memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) di tingkat desa, Pemerintah Gampong Batee Shoek, Kota Sabang, mengambil langkah progresif. Pada tanggal 6 Juli 2026, jajaran pemerintah Gampong secara resmi melaksanakan kegiatan  Rehabilitasi Gedung Kantor Gampong. Langkah fisik ini diambil sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pelayanan publik bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan rehabilitasi ini dipusatkan langsung di area Kantor Desa Batee Shoek. Demi memuluskan proyek renovasi tersebut, alokasi anggaran yang dikucurkan adalah sebesar Rp 25.000.000,- (Dua Puluh Lima Juta Rupiah). Seluruh pembiayaan ini bersumber dari pos Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2026.

Secara regulasi, pemanfaatan Dana Desa untuk perbaikan infrastruktur penunjang ini telah selaras dengan koridor hukum yang berlaku. Kebijakan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendesa PDTT) mengenai Prioritas Penggunaan Dana Desa yang berlaku untuk Tahun Anggaran 2026. Regulasi tersebut menegaskan bahwa Dana Desa harus dioptimalkan untuk pemenuhan kebutuhan sarana prasarana desa guna mempercepat transformasi ekonomi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik yang inklusif.

Rehabilitasi gedung kantor gampong ini ditargetkan mampu menciptakan lingkungan kerja yang jauh lebih layak, nyaman, dan representatif bagi perangkat desa. Dengan sarpas yang memadai, proses pelayanan administrasi kependudukan dan layanan publik lainnya kepada masyarakat Desa Batee Shoek dipastikan akan berjalan lebih cepat dan responsif.

Kepala Desa Batee Shoek, Bapak Ridwan Nasution, yang saat itu didampingi langsung oleh Pendamping Desa (PD) Abdul Karim, menyampaikan bahwa renovasi ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah desa.


"Kami tidak hanya membangun fisik, tapi membangun sistem pelayanan yang lebih humanis. Pelaksanaan kegiatan ini kami lakukan dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi anggaran sesuai dengan amanat regulasi Kemendesa," tegas Ridwan Nasution di sela-sela peninjauan lokasi.


Sementara itu, kehadiran Pendamping Desa dalam kegiatan ini juga mempertegas fungsi pengawalan sirkulasi Dana Desa agar tetap berada pada jalur pembawa dampak positif bagi masyarakat. Melalui sinergi ini, Pemerintah Gampong Batee Shoek berharap kualitas pelayanan publik ke depan semakin meningkat tajam dan mampu mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan gampong yang bersih, mandiri, dan profesional. (Red/WartaTPPSabang)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Seminar Nasional KDKMP TMII 2026

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk Mewujudkan Kedaulatan Ekonomi Rakyat SABANG, WARTA TPP – Jajaran Tenaga Pendamping Profesional (T...